SFLS 3.0
(SCOME For Life Saving)
SCOME CIMSA FK UNRI
Hello CIMSA!
Pada Sabtu, 29 Mei 2021 CIMSA UNRI sukses menggelar SFLS 3.0 mulai pukul 13.00 – 15.40. SFLS itu apa ya? Dan Bagaimana rangkaian kegiatannya?
Nah mari kita cari tahu di paragraph selanjutnya. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dikarenakan situasi COVID – 19 yang masih terjadi di seluruh dunia dan dikarenakan adanya larangan untuk berkumpul dalam jumlah besar untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

CIMSA FK UNRI mengajak untuk mengikuti webinar
Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa dibutuhkan setidaknya 1% dari total populasi untuk menyumbangkan darah untuk memenuhi kebutuhan darah minimum di suatu negara. Secara global, 70 negara memiliki tingkat donor darah kurang dari tingkat optimal, yaitu 10/1000 penduduk. SFLS 3.0 adalah sebuah kampanye yang akan memberikan kita jawaban dan fakta tentang donor darah. Semoga dengan adanya acara ini kita dapat lebih memahami tentang kegiatan donor darah dan manfaatnya dan dapat meningkatkan kesadaran kita akan pemenuhan kebutuhan darah.

CIMSA FK UNRI meng upload di instagram mengenai informasi SFLS 3.
(https://www.instagram.com/cimsaunri )
Sebelum kegiatan SFLS 3.0 dimulai, ada pelatihan terlebih dahulu untuk seluruh panitia. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Mei 2021 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh seluruh panitia (OC) dan materi disampaikan oleh salah satu Medical Education Trainer (MET) dari CIMSA FK UNRI yaitu Diwa Maswitra dari SCOME. Materi yang disampaikan berkaitan dengan perkembangan kegiatan donor darah dan pengenalan serta penjelasan dasar tentang donor darah dan kebutuhan darah di bidang kesehatan. Selain itu, Diwa Maswitra juga menceritakan prevalensi donor darah dan kebutuhan darah di Indonesia kepada para peserta.
Webinar pun berlangsung, kegiatan ini terdiri dari satu bagian utama. Bagian tersebut adalah sharing penjelasan oleh dr. Dian I.K Singgih, beliau merupakan Kepala Bagian Manajemen UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Pekanbaru. Melalui zoom, Informasi yang di bagikan terdiri dari riwayat kegiatan donor darah, kondisi pemenuhan kebutuhan darah di Indonesia (khususnya di Riau/Pekanbaru) dan tingkat kebutuhan darah, serta minat masyarakat terhadap pendonor darah, persyaratan menjadi pendonor, kendala/ pembatasan bagi pendonor, pemeriksaan yang perlu dilakukan sebelum donor darah, cara melakukan donor darah, rujukan kepada pendonor sebelum dan sesudah donor darah, serta tingkat kebutuhan darah oleh pasien terutama dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini. dr. Dian I.K Singgih juga menambahkan beberapa penjelasan tentang plasma konvalesen yang sedang marak dalam kasus pandemi saat ini.

penjelasan dari pembicara melalui zoom
Acara berlangsung dengan sangat baik hingga selesai, sesi Tanya jawab pun sangat banyak peminatnya. Bagaimana tidak, karena tema yang diambil dalam kegiatan ini sangat dekat kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Kami harap teman- teman bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan. Stay healthy teman- teman!!


